Langsung ke konten utama

Postingan

Sekolah-ku, Cinta-ku

Im still alive beb Ya tuhann ini udah malem Fyi ini marathon tulisan I yang ketiga hari ini Mendadak banget didata besok Tapi yaudhlah yaa Sejauh mata memandang, hingga 5 tulisan telah hadir menghiasi blog yang tidak pernah ada niat untuk terbikin seperti ini. Sejauh itu pula diri ini belum memberitahu kepada kalian di mana sih sebenernya si manusia ini bersekolah… Oke kali ini sesuai dengan judul yang sudah tertulis di atas, I akan memperkenalkan dengan bangga sekolah I yang sudah sering terdeskripsikan di tulisan-tulisan sebelumnya. Hmm mungkin yang baca pernah menebak-nebak, di mana sih si manusia ini sekolah?  Sekolah yang ngasih undangan PTN? Untuk daerah Jakarta Pusat Khususnya JP2 Sebentar lagi ketebak nih Yup Kalau kalian nebak itu SMA Negeri 68… Hhmm Hhmm Aku sih langsung kasih mobil Tapi nanti yaa kalau aku udah jadi manusia yang sukses bagi diri sendiri, nusa, bangsa, dan agama. AAMIIN Yeay Jadi...

Satu Jenjang Menuju Masa Depan

Balik lagi nih wkwkwk Ga ada yang ngarepin juga Oke Fine Jadi ini tulisan emang bener-bener tugas literasi yang harus diselesaiin kayak marathon demi kedisiplinan dan demi nilai tambah menuju seperti yang tertera di judul tulisan pada kali ini. Semua orang pasti punya tujuan hidupkan yaa, bahkan yang lagi nyari tujuan hidup aja punya tujuan buat mencarinya, nah di sini I akan cerita sedikit tentang apapun yang udah mulai terkelupas seiring berjalannya waktu yang membuka masa depan seorang remaja satu per satu. Mulai dari kenapa milih sekolah ini yang sekarang I tempatin. Pertama, nilai kelulusan pas smp alias nem yang I dapat sangat-sangat tidak memungkinkan untuk masuk dipilihan sekolah yang pertama. Kedua, mungkin udah takdirnya juga because kedua orang tua I ga ke pengen kalau anak perempuannya ini sekolah di sekolah pilihan pertamanya jadilah I memilih sekolah ini, fyi ini sekolah emang udah jadi dambaan mereka banget, kayaknya pengen banget gitu anaknya ...

Tata Tertib Di Sekolah-ku

Haiii readerku (padahal ga ada readernya jugaa) Jadi gini, I kembali nulis di blog ini because adanya tugas literasi yang udah gila gara-gara bentrokan dengan tugas lainnya and I know emang ini udah di penghujung liburan USBN kelas 12 but ya tuhan why so many works I have to do, ini jari udah keriting minta dicatok, udah seminggu ini tugas I cuma nulis-nulis tugas di atas folio bergaris. Huft. Mulai dari awal masuk ke sekolah menengah atas tempat I bersekolah ini emang udah berasa semua peraturan tata tertib yang ada, mulai dari kerapihan pakaian seragam, rambut, lingkungan, hingga tata krama setiap individunya bahkan bisa dibilang karena adanya tata tertib yang sangat ketat ini memudarkan kasta senioritas dan junioritas. So proud of this. Peraturan tidak akan dibuat kalau tidak ada yang pernah berbuat atau memunculkan sesuatu yang melanggar atau mengganggu kenyamanan dan keamanan individu lain, namanya manusia pasti mau juga memiliki hidup aman, damai, tenteram, dan teratur,...

Pengalaman Gempa di Sekolah

Selasa, 23 Februari 2018 Sebuah gempa terjadi di ibukota nusantara tercintah kita, titik gempa berpusat di Lebak, Banten dengan kekuatan ±6,5 SR dengan kedalaman 10 km di bawah permukaan air laut, beruntungnya tidak ada potensi terjadinya tsunami. Tepat satu hari setelah kejadian gempa itu berlangsung, saya mempublish tulisan ini di sini. Apa esensinya? Melaksanakan kewajiban seorang pelajar untuk membuat tugas, kalau bukan karena literasi di sekolah saya yang menugaskan mungkin tulisan ini tidak akan pernah saya buat. Intinya tuh… Jadi gini yaaa, kemarin tepat setelah waktu sholat dzuhur berjamaah di masjid sekolah selesai, bel masuk pun berbunyi memanggil para siswa untuk kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar. Saya dan teman sekelas yang udah selesai langsung bergegas menaiki tangga satu per satu untuk mencapai kelas kami yang terletak di lantai 4. Tak lama setelah kami memasuki ruang kelas, dari kejauhan mata memandang dan menembus jendela...

Resensi Novel Negeri Van Oranje

Data Identitas Buku Judul buku    :           Negeri Van Oranje Pengarang    :           Wahyuningrat, Annisa Rijadi, Rizki Pandu Permana, dan Adept  Widiarsa Penerbit         :          Bentang Pustaka Tahun terbit   :           2015 Resensi bukunya……. Jadi novel ini mengisahkan sebuah persahabatan dengan nama Aagaban, yang terdiri dari 5 orang 4 mahasiswa dan 1 mahasiswi asal Indonesia yang merantau untuk menimba ilmu di peguruan tinggi negeri kincir angin. Mereka adalah  Iskandar (Banjar), Wicak, Firdaus Gojali Muthoyib ( Daus), Anandita Lintang Persada (Lintang), dan Geri. Kelimanya sedang mengejar gelar master S-2 yang tak sengaja dipertemukan oleh takdir tuhan di negeri orang. Dari waktu ke waktu persahabatan kelima manusia ini semak...

Sepertinya Sih Puisi

Manusia Terindah Satu orang yang paling kucinta Orang yang paling sabar Orang yang paling kuat Orang yang selalu memelukku saat jatuh Satu manusia yang paling kukasihi Manusia yang tak pernah habis cintanya Manusia yang tak pernah habis rasa sayangnya Hingga tak cukup rasa terima kasihku untuk semua yang engkau beri Haii mama... Aku masih ada di sini... Di dunia ini... Begitu pun dengan engkau... Haii mama... Tanpamu aku takkan pernah ada di sini Tanpamu aku takkan bisa seperti ini Aku selalu menyayangimu... Tapi tak pernah sebanding dengan engkau menyayangiku Mama... Satu wujud terindah yang tuhan ciptakan Satu "malaikat" yang tuhan turunkan Satu hal yang tidak akan pernah cukup untuk dideskripsikan Mah... doaku selalu ada untukmu.